Setelah kepulangan Sinar, Khanza kembali berusaha keras untuk kembali memahami materi yang disampaikan guru baru yang menggantikan Sinar. Gadis itu memiliki kesulitan setiap kali menangkap materi jika bukan Sinar yang menerangkannya. Sebulan sudah Sinar berada di Subang. Hari-hari Khanza masih terasa kelabu akibat kasih sayang sang ibu yang tak pernah adil pada dirinya. Ibu Masito kerap membandingkan kepintaran Salamah dengan Khanza, tetapi ibu dari enam orang anak itu tak pernah sekali saja membanggakan atau mengapresiasi kerja keras Khanza selama ini tatkala putri ke duanya sedang memasak, membeesihkan rumah atau saat mengurus adik-adiknya. Siang ini, Khanza mendapatkan surat kali pertama sejak pemuda yang disukainya berada di kamping halaman, yaitu Subang. "Ini ada surat sa

