Beberapa hari setelah lomba dakwah, pemuda asal Subang itu izin pulang ke kampung halamannya pada pengurus dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasan Akmad. Sebelum berangkat ia pun menyempatkan untuk menulis surat dan diberikan pada Khanza. Assalamu'alaikum Warokhmatullahi Wabarokaatu... Untuk Khanzaku. Neng, maaf, A Sinar teh harus kembali ke Subang. Aa sudah hampir lima tahun berada di pesantren ini. Insya Allah, A Sinar akan mengabdi di kampung halaman. Ingin meneruskan dakwah orang tua Aa. Neng, jaga selalu hatimu. Insya Allah, A Sinar akan kembali ke Tasik untuk meminangmu nanti. Sekarang, Khanza fokus dulu saja dengan ilmu. Supaya kelak, bisa menjadi guru pertama yang baik untuk anak-anak. Kalau ada yang belum mengerti, jangan sungkan untuk bertanya pada pengajar yang mengg

