Tak ada perbedaan antara sebelum Salamah menikah ataupun sesudahnya, Khanza tetap menjadi anak yang penurut dan berbakti pada orang tuanya. Tiga bulan sudah ia menjadi kakak terrua di rumah Abah Jaelani dan Ibu Masito, pekerjaan rumah semua dialihkan pada Khanza. Ibu Masito masih fokus mengurus anak bungsunya yang baru menginjak usia satu tahun. Selama Ibu Masito fokus pada Jubaedah, Khanza-lah yang menggantikan sosok ibu untuk adik-adiknya. Tak jarang Khanza memandikan dan menyuapi Yusuf. Ia juga setiap harinya harus bolak-balik ke sekolah untuk memisahkan Hasanah yang selalu berkelahi dengan anak laki-laki. Hasanah tumbuh menjadi gadis yang kuat dan pemberani, beberapa anak laki-laki yang sekelas pun segan dan merasa takut. Sudah lama Khanza tak mendapatkan surat dari Sinar. Pada

