KCK 31

444 Kata

Keesokan harinya di rumah yang sangat sederhana ini Khanza mencuci semua piring bekas makan orang tua dan adik-adiknya. Gadis itu bukanlah anak sulung, tetapi hati dan jiwanya lebih kuat dari sekadar anak sulung.   Adik-adik lainnya sedang sekolah, sedangkan Khanza yang meneruskan sekolahnya, ia di dapur membersihkan bekas masak ditemani Ibu Masito yang sedang bergurai dengan kedua anaknya yang masih kecil.  Tiba-tiba saja Abah Jaelani pun datang memanggil Ibu Masito yang sedang asyik bergurau dengan Yusuf yang masih berusia empat tahun dan anak bungsuhnya, Jubaedah.   "Bu, sini sebentar," pinta Abah Jaelani.   Ibu Masito pun meminta Khanza menjaga Yusuf dan adik bungsunya. "Neng, nitip Jedah sebentar," ucap Ibu Masito.   Khanza pun menghentikan aktivitasnya dan mulai fokus bermai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN