Seiring berjalannya waktu, kehidupan Khanza dan Sinar di Kampung Ciharunten semakin tidak nyaman. Dua Ucok selaku pengurus MUI di Desa Sukakerti tak rela, jika ulama yang menonjol dan banyak dipercayai oleh warga setempat adalah seorang pendatang. Status Khanza dan Sinar yang bukan termasuk pribumi asli Desa Sukakerti-lah yang membuat dua Ucok merasa iri. Sinar memang lahir di Subang, tapi pria itu berasal dari Kampung Cijangkar yang berjarak cukup jauh dengan kampung tempat tinggalinya sekarang. Sedangkan Khanza, bukan penduduk asli Subang, melainkan lahir di Garut. Status tersebutlah yang menjadi penguat dua Ucok agar lebih mudah mempengaruhi para warga untuk membenci Sinar serta Khanza. Kepiawaian Sinar dalam berdakwah jelas memikat hati para warga Desa Sukakerti. Bahkan, bany

