Keesokan harinya, ketika para calon pekerja memberikan data dan uang untuk pembuatan visa serta paspor ke Brunai, Sinar pun segera menyerahkan berkas tersebut ke rumah Harun. Mengendarai motor milik warga Ciharunten, Sinar mencari alamat kediaman Harun ditemani Bima. Setelah sampai di tempat tujuan, penghuni rumah pun segera menyambut kedatangan mitra kerjanya. "Susah enggak cari alamatnya, A?" tanya Harus berbasa-basi. "Lumayan, Kang. Banyak yang tidak kenal Kang Harun, jadi agak susah nyari rumahnya. Tadi teh ketemu karena ada yang tahu sama nomor rumah Akang dan kebetulan ingat letaknya," tutur Sinar. Harun terkekeh. "Iya, A. Jarang keluar, soalnya sibu kerja. Ini juga kebetulan hari minggu, makanya ada di rumah." "Oh gitu, pantesan!" "Kalau istri sama anak di ma

