KCK 19

782 Kata

 Besoknya, ketika tiba jadwal kebersihan lingkungan di sore hari, para santri semangat dan kompak bergotong-royong untuk menciptakan suasana pesantren yang indah dan nyaman.   Anak pengasuh pesantren pun tak mau kalah, diiringi sepoy angin sore pegunungan Garut, Khanza membersihkan pelataran rumahnya. Di depan halaman tersebut, datang seorang santri putri mendekatinya.   "Assalamu'alaikum Teh Khanza," ucap santri putri.   Khanza pun menghentikan aktivitasnya dan meletakan sapu lidi yang ia gengam pada pagar kayu di sebelah kirinya.   "Wa'alaikumussalam... Iya Teh Endah, kenapa?" sahut Khanza.   "Nanti malam ada kajian sama A Sinar, yah?" tanyanya.   Khanza mengangguk. "Iya, kenapa gitu?"   "Punten pisan nya, Teh. Saya nitip ini." Gadis bernama Endah itu memberikan amplop dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN