Keesokan harinya Khanza kembali beraktiviras seperti hari-hari yang lalu. Sebelum sarapan gadis itu mulai membersihkan rumah dan menyiapkan makanan untuk kakak dan adik-adiknya. Abah Jaelani yang sejak tadi duduk di ruang depan memanggil Khanza. "Neng, Khanza," ucapnya. Gadis yang masih memegang sapu di tangannya itu mendekati abahnya. "Iya, Bah," ucwp Khanza. "Belum sesalai bersih-bersih?" tanya Abah Jaelani. "Iya," sahut Khanza. "Minta Ceu Salamah untuk menggantikan. Abah mau ngobrol dulu sebentar," ujar Abah Jaelani. Khanza pun pergi ke dalam untuk memberikan sapu pada Salamah agar pekerjaannya digantikan oleh sang kakak. Tetapi ia mendapati Salamah sedang mengambil piring bersiap-siap untuk makan. Ibu Masito yang sedang memandikan Yusuf pun berkata, "Kenapa

