Tok.. Tok.. Tok.. "Ra, buka pintunya. Kayaknya itu makanan yang tadi Mamah order." teriak Dita dari dapur. Rara yang sedang asik menonton televisi, bangkit mengikuti intruksi mamahnya. Ceklek, Rara melihat sejenak tampilan orang di depannya. Tampilan yang sangat elegan bila hanya menjadi tukang antar makanan. Penampilannya berjas hitam lengkap dengan sepatu khas para pekerja laki-laki. "Maaf, apa benar ini kediaman Bapak Dwi?" tanya pria tersebut. "Benar, ada apa ya Pak?" Rara heran, mamahnya bilang papahnya sedang keluar kota. Lalu ini ada yang menanyakan papahnya. "Perkenalkan saya Roni, kepala bidang devisi keuangan di kantor, saya diperintah oleh beliau untuk mengambil dokumen yang ada di ruang kerjanya." "Papah saya yang nyuruh?" "Iya Mbak betul sekali." Rara mempersilak

