"Thanks ya Yo udah nganterin sama traktir makan tadi." ujar Rara ketika sampai di lobby apartemen. "Santai Ra. Ini apart lu?" Rara menganggukan kepalanya, "Iya. Gue duluan ya Yo. Tiati di jalan." Rara tidak langsung masuk ke dalam, dirinya menunggu mobil Dio menghilang dari penglihatannya. Sesampainya dia di depan pintu, dia seperti mendengar kegaduhan dari dalam. Dirinya sudah bisa menebak, siapa yang membuat kegaduhan di dalam. "Loh kok lu udah pulang Ra?" Rara mendaratkan bokongnya di sofa, "Dari kapan lu berdua di sini?" tanya Rara kepada dua sahabatnya. "Hehe, baru Ra." jawab Dika dengan tampang polosnya. "Bolos?" selidik Rara yang langsung diangguki keduanya. "Ilangin dah tuh perbuatan itu. Insaf, sebelum lu berdua kapok kek gue." Baik Dika maupun Chika menatap satu sama

