Tepat saat Nadira hendak tidur, ponselnya berbunyi. Di layar ponselnya terpampang nomor yang tidak dikenali. Biasanya, hanya orang-orang iseng yang menghubunginya dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, Nadira tak ingin menjawabnya. Namun, panggilan itu terus berbunyi membuat Nadira penasaran. Setelah 4x panggilan yang tak ia jawab, akhirnya Nadira mau menjawabnya. Saat Nadira menempelkan ponsel di satu telinganya, ia tak ingin menyapa lebih dulu sehingga seseorang di sebrang sana yang menyapa, “Dira ..., ” panggil seorang pria terdengar lemah. Nadira tersentak mengetahui siapa si pemanggil. Namun, entah mengapa ia tetap menempelkan ponselnya di telinga tanpa mengatakan apapun seolah menunggu ucapan selanjutnya dari pria itu. “Aku mau bicara. Aku mohon ... aku mau mengakhiri kesalah p

