Paksaan Untuk Kembali

1666 Kata

“Dit?” Sindy membuka pintu kamar Aditya. Aditya yang saat itu sedang menundukkan kepalanya, seketika mendongak, menatap Sindy dengan sinis. “Lo puas sekarang, hah? Liat gue! Ini yang lo mau?” “Dit, sorry. Gue gak tau bakal kejadian kayak gini. Besok siang, gue mau temui Nadira, gue mau jelasin semuanya.” Sindy melangkah mendekati, duduk di samping Aditya. Suaranya lembut, mencoba untuk membuat Aditya tenang. “Percuma! Dia punya Bang Dafa sekarang,” jawab Aditya dengan suara keras, kesal. “Biar gue bantu lo. Gue bakal ceritain tentang lo dan Nadira sama Tante Mega juga Bang Dafa,” kata Sindy merasa tak punya pilihan selain itu. “Gak perlu. Dia sendiri gak mau balik.” Aditya langsung mencegahnya, tak ingin Sindy melakukan sesuatu diluar batasnya. “Tapi, dit, lo gak bisa juga paksa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN