Setelah pertemuan bersama Dafa tadi Sore, berbagai ucapan manis masih terngiang-ngiang di telinga Nadira. Bahkan, Nadira membayangkan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Hampir setiap bertemu, Dafa selalu memperlakukannya lembut dan penuh kasih sayang. Ya, Nadira sadar bahwa perhatian dan kasih sayang seorang Dafa hanya sebatas sandiwara di depan orang lain. Namun, kini hatinya tak ingin bersandiwara lagi. Entah mengapa, Nadira begitu nyaman saat di dekat Dafa. Perlakuannya yang sering semena-mena memang sangat menyebalkan, tetapi justru itu yang membuat Nadira 'ketagihan'. Karena hal itu yang membuat ia merasa sangat dekat dengan Dafa, merasa tak ada jarak apapun diantara mereka. Sepertinya Nadira sedang jatuh cinta? Sepertinya begitu. Sejujurnya, sejak pertama kali melihat Nadira, Dafa

