Berkunjung-Haru

1140 Kata

Selesai menemani Nadira di kantor polisi, Dafa mengantar Nadira ke Tangerang, rumah orangtua Tasya berada. Selain ingin bertemu Tasya, Nadira juga ingin berkunjung ke makam Farel yang bertempat di dekat rumah orangtua Tasya. Tentu, Dana juga ikut ke sana. Nadira sudah menyiapkan kata yang akan ia ceritakan tentang hilangnya selama ini dan tentang kehadiran Dana ke dunia. Rumah Tasya ada di dalam perkampungan, tetapi masih terbilang bagian kotanya. Dari kejauhan, tampak Tasya sedang menyapu teras depan rumah. Posisinya memunggungi sehingga tak tahu kedatangan Nadira. Nadira menatap punggung Tasya dengan perasaan yang berkecamuk tak beraturan. “Kak?” panggilnya lirih. Tasya berbalik, wajahnya terlihat sangat kaget mengetahui siapa yang datang. “Ra, lo .... ” Tasya menggantung ucapannya. N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN