Sambil bersenandung kecil, Bi Ida mengembalikan peralatan pel ke gudang kecil dekat dapur. Wanita tua itu baru saja selesai mengepel dan bersiap ke halaman rumah. Ia harus mencabuti rumput di taman kecil, halaman rumah majikannya. Juga menyiram tanaman bunga milik Fira. Dan pada saat bersamaan Dara baru saja turun dari kamarnya. "Ma!" panggil Dara seraya mengedarkan pandangannya ke seluruh bagian ruang tamu. Ia mencari keberadaan mamanya. "Mama ke mana sih," gumam Dara perlahan. Baru saja ia akan naik ke atas, ingin kembali ke kamarnya. Dara melihat Bi ida kerepotan membawa selang panjang yang tergulung. Ia mengurungkan niatnya untuk kembali ke kamar dan lebih tertarik pada pekerjaan Bi Ida. "Bi, Mama mana?" Bi Ida berjingkat karena terkejut. Wanita tua itu tak menyangka Dara ada d

