Seorang gadis berdiri di tepi meja dapur. Penampilannya sedikit berantakan. Rambut panjangnya ia ikat seadanya. Ia juga memakai sebuah celemek, yang semula berwarna merah, sekarang telah berubah menjadi putih karena tepung. Kedua pipi gadis itu juga sama, belepotan karena tepung. Tangan mungilnya sibuk menguleni adonan yang ada di dalam baskom. Tak mempedulikan bagaimana keringat menetes di dahinya, ia terus mencoba mengolah bahan makanan berdasarkan instruksi di sebuah aplikasi pemutar video online. Kondisi dapur yang semula bersih dan rapi, kini berubah menjadi sangat berantakan. Berbagai wadah tergeletak begitu saja di atas meja. Meja dapur pun juga dipenuhi dengan tepung yang bertebaran. Entah apa yang dilakukan gadis itu hingga mengacaukan keadaan dapur begitu. "Astagaa, istanaku!

