Mobil Satya membelah jalanan menuju ke rumah Fira. Di sebelahnya, Angel sibuk memainkan barang-barang Satya yang ada di dashboard mobil dengan tingkah polahnya yang menggemaskan di mata pria itu. "Sayang, duduk yang tenang ya. Kakak takut Kamu terjatuh," ucap Satya memperingati. "Iya, Kakak." Gadis itu duduk kembali dan memakai seat belt-nya. "Kakak kita main sebentar yuk!" ajak Angel. "Main? Main ke mana, Sayang?" tanya Satya memalingkan muka sebentar sebelum pandangannya kembali fokus ke depan. "Ke mana saja! Angel bosan di rumah. Karena kak Laras tidak ada," ucap gadis itu mengerucutkan bibir. "Eum, memangnya Kak Laras ke mana?" Satya merasa kalau ia mungkin bisa mengorek informasi dari anak kecil itu. "Eum, Angel juga tidak tahu. Tapi kata Mama, Kak Laras pergii jauh. Harus

