Bi Ida dan Fira tengah sibuk bergelut di dapur yang sudah seperti medan perang. Kedua wanita itu memasak makanan yang sangat banyak. Karena akan ada acara kecil-kecilan hari ini. Fira ingin mengadakan acara doa selamat tujuh bulanan usia kehamilan Dara. Meskipun kehamilan Dara disembunyikan, Fira tak mau menghilangkan tradisi keluarga begitu saja. Ia tetap ingin memberikan yang terbaik untuk anak dan cucunya. Ia ingin Dara dan bayinya sehat walafiat hingga bayi itu lahir. "Pagi-pagi begini, bau harum sudah menyebar ke mana-mana. Masak apa sih Ma?" tanya Dara seraya mengucek matanya. "Eh, Sayang sudah bangun? Makan dulu. Itu Mama sudah buat sarapan. Setelah itu mandi dan pakai baju yang sudah mama siapkan di kamar Kamu! Hari ini kita akan pergi," jawab Fira menepiskan senyumnya. "Per

