Setelah mengalami banyak hal, pertemanan Dara dan Aaron akhirnya bisa terjalin. Yah, meski pada kenyataannya sikap Aaron tetap sama saja, kaku dan dingin. Akan tetapi, mungkin itu semua karena sudah menjadi watak pria itu untuk selalu berbicara ketus dan terkadang terkesan kasar. Dara mulai terbiasa dan mengabaikannya. Meski begitu, Dara sangat senang karena berhasil berbaikan dengan pria galak itu. Akhirnya ia memiliki teman satu-satunya di tempat itu. Karena tak ada orang lain yang ia kenal. Tentu saja karena keterbatasannya yang membuat ia tak boleh keluar rumah setiap waktu. Tak boleh bergaul dengan banyak orang. Hingga ia tak bisa bermain dengan teman sebayanya. Namun ada sedikit kemajuan, karena Frans tidak terlalu mengekangnya lagi. Sesekali memperbolehkannya keluar rumah. Bukan s

