"Ar! Sini!" panggil seorang wanita cantik pada anak kesayangannya. Pria yang ia panggil itu terlihat sedang berbincang dengan pria sebayanya. Namun begitu mamanya memanggil ia buru-buru mendekat pada wanita yang telah melahirkannya dua puluh dua tahun yang lalu itu. "Iya Ma, kenapa?" tanya pria itu dengan wajah yang sedikit cemberut. "Ini Jeng, anak saya, Arya. Oh ya, sepertinya seumuran dengan anak Kamu, Jeng," ucap Sofia bangga. "Beri salam pada Tante Fira, Nak." "Saya Arya, Tan. Salam kenal dari saya." Arya mengambil tangan Fira dan menciumnya, takzim. "Manisnya ... Iya, mungkin seumuran dengan Laras. Sopan, tampan pula ...," puji Fira. Fira terkesan dengan sikap yang Arya tunjukkan. "Kerja di mana, Nak? Ah, iya. Pasti di perusahaan papa Kamu, ya?" "Terima kasih, Tante. Saya seda

