Pria itu mengakhiri ceritanya dengan hembusan napas yang panjang dan terdengar berat. Di dalam mabuknya ia telah menceritakankan kisahnya pada kakaknya, tentang masa lalunya bersama Laras. Satya merasa kasihan pada Arya, karena adiknya itu ternyata tidak pernah mendapatkan cinta dari Laras barang sedikit pun. Satya bertanya-tanya dalam hati, apa yang membuat Arya sebegitu teguh dan bertahan hingga saat ini. Karena tentu bukan hal yang mudah, mencintai secara sepihak. Tentu sangat menyakitkan mencintai tanpa menerima balasan. Dan mungkin saja kalau ia berada di posisi Arya, ia tak akan kuat menjalani cinta bertepuk sebelah tangan. Puk puk. Satya hanya bisa menepuk punggung adiknya. Ia ikut merasakan kesedihan yang dirasakan Arya. Namun di lain sisi, ia juga tidak bisa melepaskan Laras. M

