"Wah, banyaknya uang Kakak. Sampai menginap di hotel mewah begini." Laras takjub saat Aaron ternyata menginap di sebuah suite room hotel bintang lima di kota itu. "Biasa saja," ucap Aaron seraya memasukkan semua barang-barangnya ke koper. "Mau bagaimana lagi? Hanya kamar ini yang tersisa." "Ah, masa?" "Iya, katanya memang setiap weekend hotel ini selalu penuh. Ini kakak beruntung karena masih bisa mendapatkan kamar." "Apa tidak sayang, baru check in sudah check out. Kakak pasti belum merasakan kasur yang lembut dan nyaman ini, kan?" Laras dengan santainya membaringkan tubuhnya di kasur kamar hotel itu. Mengabaikan Aaron yang sibuk berkemas. "Mau bagaimana, Aunty menyuruh aku tinggal di rumahmu. Aku tidak enak untuk menolaknya." "Rumah Laras hanya biasa saja loh, Kak. Kalau Laras su

