Chapter 76

1002 Kata

Begitu kami diizinkan masuk ke dalam sebuah ruangan yang luas dengan suhu yang nyaman sekali, kami seketika merasa terkagum-kagum dengan isi di dalamnya. Suhu di ruang VIP itu tidak dingin tidak panas, tidak lembab apalagi kering. Sungguh sangat tepat kami rasakan bagi kami yang hampir seharian di luaran. Aku masih hanya mengikuti Suvara. Ketika dia memperlihatkan wahana ice skating dengan vie hologram langit dan pepohonan di musim salju asli, kedua adikku memilih tinggal dan tidak melanjutkan perjalanan. Mereka rela menghabiskan waktu seharian di tempat itu. Apalagi Suvara sudah menjamin semuanya gratis, tanpa biaya tambahan bagi kami. Setelah memastikan kedua anak itu berselancar dengan sepatu dan mantel yang nyaman, ibu kembali mengikuti kami menuju perjalanan wahana VIP. Wahana selan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN