"Bukalah matamu, aku tahu kamu tidak tidur," kata ibu. Seperti tikus yang ketahuan persembunyiannya. Aku membuka mataku namun tidak bergerak. Aku hanya menatap ibu dari tempat tidurku. Dia masih berdiri di samping meja belajarku. Matanya tampak sembab. "Aku sudah pernah menasehatimu untuk jangan kembali ke sana," kata ibu. "Ada apa dengan Moons Camp bu? Semuanya baik-baik saja, yang tidak baik adalah keluarga kita." Aku menjawab pertanyaan ibu dengan bantahan. "Kamu bukan orang pertama yang ada di sana dari keluarga kita Kisya." Aku terpaku dengan kalimat yang baru saja diucapkan ibu. Jadi aku memang tidak salah dengar dengan ucapan ayah kemarin. Ibuku memang juga seorang peneliti. Lalu kenapa aku tidak boleh melakukannya? "Lalu apa yang ibu dapat dari sana?" tanyaku. Ibuku du

