Chapter 79

1107 Kata

“Aku belum butuh uang ayah, untuk apa uang sebanyak itu,” kataku. “Kamu juga tidak butuh bulan kan, meskipun kamu tidak pergi ke sana, bulan akan tetap berada di langit bukan?” desak ayah. “Tapi di sana ada kepuasan dan kebanggan tersendiri ayah, bayangkan, anak ayah ini berhasil menginjak bulan, membawa nama ayah di bulan lalu diadadikan dalam koran-koran, ayah akan bangga bukan?” kataku. “Jadi apapun kamu, ayah sudah pasti bangga Kisya,” jawab ayahku lembut. Entahlah Tuhan, apakah kepala dan telingaku salah dengar beberapahari lalu, atau kah aku memang sudah kesulitan mengenali ayahku sendiri. “Kalau begitu aku akan jadi astronot yang menginjak bulan,” kataku tegas. “Kisya dengarkan aku, kalau kamu mendapat uang itu, kita bisa membuka bisnis keluarga yang akan kita jalankan berdua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN