BAB 23

1090 Kata

"Kok kamu malah cubit aku sih, Ayang," keluh Raffa. Lelaki itu mengusap pinggangnya. Ringan sekali lengan Amel sampe tubuh Raffa selalu kena sasaran cubitan. "Kesel sama Om Duda!" omel Amel. Amel mulai mencari baju tidur lagi, tetapi tak ketemu. Raffa yang melihat itu akhirnya memilih duduk di kasur memperhatikan Amel. "Huh! Gak ketemu satupun. Ini semua pakaian kekurangan bahan, pasti ini ulah Shilla!" geram Amel. Gadis itu memukul lemari, napasnya memburu. Tanda ia sangat marah, Raffa yang melihat itu hanya mengulas senyum. "Shilla, habis ini kamu akan Kakak kasih hadiah," batin lelaki tersebut. "Hey, udahlah. Jangan diobrak-abrik lagi, kalau ini kerjaan Shilla pasti dia gak akan meninggalkan satupun pakaianmu. Mendingan pake ini aja, dari pada handuk itu nanti kamu masuk angin l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN