Suasana langsung saja menegang. Bak disambar petir, Krista terdiam di tempat dan tidak berani mengangkat kepalanya. Pekikan sang ratu yang sampai di telinga Krista sudah menjadi pertanda sesuatu yang buruk terjadi pada Ali. Ia melihat ke samping dan mendapati cameramen yang menyuruhnya untuk berada dekat dengan podium menggelengkan kepalanya sambil menutup mulut. Apakah ia masih merekam ia terjatuh sampai sekarang? Ingin Krista menampar pria itu karena kesal. “Siapa yang melakukannya?” Teriak Zubair yang terlambat merespon kejadian terlemparnya mik wartawan dan melukai putra bungsunya. Matanya langsung mengedar dan beberapa keamanan istana langsung mengamankan lokasi. Wartawan lain yang melihat kejadian itu tentu saja langsung mengarahkan pandangan pada Krista yang masih terbaring disan

