Persaingan

2072 Kata

Sudah hampir jam makan siang ketika Pangeran Ali duduk gelisah di atas kursi kerjanya. Kedua tangannya saling bertautan dan menumpangkan kedua sikunya di atas meja. Ekspresi wajahnya terlalu serius dan juga kedua alisnya yang sejajar juga sama bertautan. Alisnya yang mengkerut karena berpikir keras. Seharusnya Pangeran Ali bisa menyelesaikan setengah dari pekerjaannya yang tersisa kemarin. Asistennya bahkan masuk dan keluar kembali karena tumpukan dokumen yang tidak bergerak satu inci pun dari tempatnya. Dari semua itu, sudah dipastikan bahwa Ali hanya berdiam diri di ruang kerjanya tanpa melakukan apa pun selain duduk dan berpikir. Ia masih bisa paham kenapa Krista marah padanya. Tapi yang jadi pertanyaan adalah luka apa yang ada di keningnya? Ali tidak tahu dimana ia meletakkan jari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN