Marahnya Ali

2071 Kata

Ali sudah kembali ke kantornya dengan hati membara karena Umair sudah menyatakan perang padanya untuk mendapatkan Krista. Ha! Sekarang dengan jelas juga Pangeran Ali yang terhormat itu menyatakan bahwa Krista adalah miliknya. Setelah mengingat semua perkataannya, Pangeran Ali langsung mengusap wajahnya. Daun telinganya sudah memerah dan wajahnya sudah semerah tomat matang. Tapi memikirkan bahwa Umair sudah satu langkah di depannya membuatnya kembali berpikir. Ali mendadak menjadi seperti gadis perawan yang jatuh cinta pada lawan jenis. Dan itu belum termasuk melakukan banyak hal yang membuatnya malu. Di dalam ruangan dia berjalan kesana kemari beberapa kali sambil bergerak gelisah. Ia harus sesegera mungkin bergerak dan mencari strategi baru untuk mendapatkan Krista. Pikirannya langsung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN