Perasaan Umair

2099 Kata

Umair langsung membawa Krista ke rumah sakit dan langsung ditangani oleh dokter ketika mereka sampai disana. Suasana masih dalam keadaan panik, Adira masih terus mengekori Krista yang dibawa masuk ke dalam ruang UGD. Ia sudah menangis karena ia merasa tidak berguna sekali saat ini. Umair langsung menatap Adira dengan perasaan yang begitu khawatir. “Apa yang terjadi?” Tanya Umair keras dan Adira pun langsung kembali menangis. “Kejadiannya siang tadi saat kami pergi ke kantorku dan menghadap bosku. Kami dimarahi habis-habisan dan Krista tidak terima karena mantan bosku itu mencaci maki kami. Mantan bosku itu marah dan melemparkan papan nama akrilik dan membuat kening kepala Krista bocor dan dahinya sobek.” Jelas Adira langsung. Tubuhnya merosot ke bawah karena takut Krista akan mengala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN