Krista bangun dari tidurnya dalam keadaan kurang tidur lantaran semalaman penuh ia mempelajari buku barunya. Ia bahkan hampir tertidur ketika sahur karena berniat untuk berpuasa hari senin. Ia mengunci pintu apartemennya dan kemudian mengetuk pintu apartement Adira. Tok tok tok “Assalamu’alaikum Adira? Kau sudah bersiap-siap?” ‘Wa’alaikumussalam. Aku sudah bersiap. Tunggulah sebentar!’ Terdengar suara Adira dari dalam. Setelah beberapa menit menunggu, Adira pun keluar dan mereka langsung berangkat kerja bersama. Seperti biasa Adira selalu menjadi karyawan yang paling berisik disana, tapi ketika mereka berdua baru saja duduk, bos Adira langsung memanggil mereka ke ruangannya. “Ada apa bos?” Tanya Adira santai. Bosnya yang tampak sibuk kesana kemari karena ternyata sedang menelpon sese

