“Dengar Kris, dengarkan ini baik-baik.” Adira sengaja menarik dagu Krista agar menatapnya. “Aku sudah menganalisis semua kejadian yang menimpamu ini. Aku sangat yakin Pangeran Ali tertarik padamu.” Krista hampir muntah darah mendengarnya. “APA?! Tidak mungkin! Itu mustahil!” Pekik Krista langsung bersingsut mundur dan menatap Adira tidak percaya. Apa yang dikatakan Adira seperti perkataan yang paling tidak masuk akal yang di dengarnya. Krista langsung membayangkan wajah Ali yang tersenyum kepadanya. Tubuhnya langsung gemetar tidak terkendali. Bulu-bulu halus di belakang lehernya sudah berdiri membayangkan hal menggelikan itu. Jin pun setuju dengannya. “Apanya yang tidak mungkin? Kau pikir semua yang ia lakukan kepadamu tidak beralasan?” Adira menarik kaki Krista agar ia tidak lari. Kri

