'Menurutlah sayangku! Kau akan aman di sini bersamaku'- Ares Pratama . . . Makan malam selesai dan kini Mikaela bersiap untuk beristirahat. Dia merasa sedikit lega, kala melihat Ares yang kelihatannya sama sekali tak mencurigai dirinya. Walau begitu, Mikaela terus bersikap dengan penuh hati – hati dan tak mau sampai dirinya terjatuh dengan mudahnya lagi. Mikaela sudah tak mau tertipu oleh pria yang dengan sengaja mempermainkannya. Saat melihat Mikaela sedang bercermin di kaca riasnya, tanpa ragu Ares langsung meraih wanita itu dan memeluknya dari belakang. Terkejut! Jantung wanita itu seakan ingin lompat dari tempatnya dan napasnya terasa tersendat – sendat. Rasanya bukan seperti dipeluk oleh pria yang mencintainya, malah lebih seperti ditangkap oleh iblis dan segera akan mendapatkan

