Pagi sekali Lily sudah bersiap mengikuti Arsen ke kantor. Tak lupa mereka sarapan terlebih dahulu karena mereka harus mengumpulkan tenaga untuk memulai hari yang mungkin akan sangat melelahkan sepanjang hari ini. "Kalau kamu lelah atau apa, langsung bilang ya. Jangan di tahan," pesan Tiffany. Walaupun Lily terlihat sangat sehat tapi dia masih lemah, dia tidak bisa kelelahan karena dia harus tetap menjaga kesehatannya. Sebenarnya memang Arsen tidak ingin Lily ikut karena dia takut adanya kericuhan di sana, Lily sangat sensitif apalagi masalah pertengkaran. "Apa nanti kamu nunggu di ruangan Arsen aja gimana? biar ga capek sayang." Tiffany membujuk Lily. "Lily akan mendampingi Mas Arsen Ma, Lily tidak apa kok." Pada Akhirnya Tiffany tidak bisa mencegah lagi. "Nanti kalau ada Apa-apa ngom

