Happy Reading *** Sebuah pelukan tiba-tiba saja dapat Savannah rasakan pada perutnya itu di saat dirinya yang sedang mengaduk secangkir teh yang sedang dibuatnya di dapur tersebut. Tanpa harus melihat sosok yang sedang memeluknya itu, Savannah sudah dapat mengetahui dari wangi parfum yang merasuk ke indra penciumannya dan merangsang ingatan yang sudah mulai terbiasa di setiap mencium aroma wangi parfum dari sang pemilik yang tidak lain adalah Duke. "Kau sudah kembali?" Ucap wanita itu yang memilih untuk membuka percakapan terlebih dahulu. "Ya." Setelah kejadian tadi siang dimana hanya karena permasalahan makan siang saja hubungan di antara keduanya itu hampir menjadi renggang, hingga membuat Savannah juga tidak menduga akan kepulangan Duke yang secara tiba-tiba tanpa sepengetahua

