Happy Reading . . . *** "Aku sama sekali tidak memiliki pikiran untuk bisa memiliki anak dalam waktu dekat," ucap Savannah dengan datar sambil menatap kosong langit-langit kamar di atas sana. Di atas ranjangnya besar tersebut, tubuh polos Savannah yang berada di balik selimut itu di dekap erat oleh Duke yang sama-sama bertubuh polos setelah keduanya itu baru saja kembali menyelesaikan percintaan yang dilakukan. "Ucapan Dad yang itu tidak perlu kau terlalu pikirkan, Sayang." Balas pria itu sambil membelai lembut puncak kepala Savannah. "Tetapi bukan berarti aku tidak ingin memberikan seorang McCarter keturunan, Duke." "Iya, aku tahu. Tidak perlu terlalu kau pikirkan. Aku tahu kau masih ingin memikirkan karir terlebih dahulu, bukan?" "Ya, memang. Memiliki anak adalah hal terakh

