Happy Reading . . . *** Di atas ranjang kamar tersebut, Savannah yang sedang berbaring dan berada di dalam pelukan Duke hanya menatap kosong pandangnya ke arah depan dan terdiam saja tanpa memiliki niat untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu. Pikirannya yang sejak tadi tidak bisa berhenti untuk berpikir, membuat wanita itu seakan tidak memiliki tenaga untuk sekedar membuka mulutnya agar bisa berbicara dan mengeluarkan suaranya. "Tidurlah, Sayang." Ucap Duke sambil membelai lembut punggung wanita itu memberikan ketenangan. Dan gelangan kepala pun Savannah berikan sebagai balasannya atas ucapan yang pria itu katakan kepadanya. "Kenapa menggeleng seperti itu? Apa maksudnya?" "Aku tidak mengantuk dan aku pun juga tidak bisa mengistirahatkan tubuhku ini, Duke?" "Mengapa? Selama

