Not Exactly

1900 Kata

Happy Reading . . . *** Sambil membawa baki berisi makan siangnya, pandangan Savannah sudah tertuju kepada sosok Dylan yang sedang duduk di salah satu meja cafetaria seorang diri. Sosok pria yang sudah cukup lama tidak ditemuinya itu, membuat sedikit rasa rindu yang tidak bisa wanita itu hiraukan lagi akan rasa di dalam hatinya tersebut yang tanpa diminta sudah timbul dengan sendirinya. Dengan menampilkan senyumannya, wanita itu pun melangkahkan kakinya menghampiri meja itu dan memutuskan untuk makan siang bersama dengan Dylan. "Hai, Dy. Apa kabarmu?" Sapa Savannah sambil mendudukkan dirinya di kursi tepat di hadapan posisi Dylan. "Ha-hai. Savannah," balas Dylan dengan sedikit tergugup. "Ada apa? Kau terdengar gugup dan terkejut seperti itu. Apakah kursi ini sudah ada yang menemp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN