Sekitar pukul tujuh pagi Andrew sudah ada di taman rumahku. Hari ini penampilannya casual. Kaus oblong pendek warna putih polos melekat pas di tubuh atletisnya, lengkap dengan celana blue jeans dan sneakers putih. Dia tersenyum hangat menyambut kehadiranku. "Kamu belum siap-siap?" tanya Andrew, menilik penampilanku yang masih mengenakan piyama. "Belum mandi?" tanyanya, serasa mengendus di depanku. Aku tertawa menanggapi kelakuan konyolnya. "Sudah dong. Tinggal ganti baju aja. Tunggu sini ya," jawabku. "Ikut boleh nggak?" "Nggak usah ganjen!" Andrew terbahak merespon jawaban yang keluar dari mulutku. "Jangan galak-galak gitu, sweetheart," ucapnya. Aku hanya menggeleng membalas kegemarannya dalam menggodaku. Terima sajalah mempunyai calon suami yang memang punya keahlian tukang go

