30. MENJADI PENGUNTIT

2039 Kata

Hari ini aku sengaja mengosongkan jadwal apa pun dan mengatakan pada Tiara sedang tidak bisa diganggu oleh siapapun, sekalipun itu direktur-direktur pemegang divisi di Attila Group. "Kamu mau ke mana, Yung?" tanya Mama denga kening berkerut, memerhatikan penampilanku dari ujung rambut hingga kaki. Rambut dikucir kuda, kaus oblong, celana pendek sepanjang paha dan sneakers. "Kenapa, Ma?" tanyaku balik, bergegas menuju garasi mobil. Rupanya Mama penasaran dan terus mengekoriku. Sampai di garasi Mama menahan tubuhku yang hendak masuk mobil. "Kamu mau ke mana?" tanya Mama sekali lagi, kali ini lebih tegas. "Mau belanja ke supermarket. Mama mau ikut? Ayo, kalau mau ikut," ajakku, mulai memanaskan mobil. Mama menggeleng lemah. "Mama lagi nggak enak badan. Kamu sama supir aja ya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN