10.1

2073 Kata

Sepanjang pagi dihabiskan Amira dengan menangis. Ia tidak pernah tau kalau kembarannya punya hati sebesar itu. Amira yang mengira akan mendapat tatapan kebencian dari Divya justru mendapat dukungan penuh darinya. Amira merasa dirinya adalah orang paling beruntung di dunia karena mendapatkan Divya Jacinda Amzari sebagai kembaran. Kini, setelah dua setengah jam berlalu, setelah terdiam lama sesudah tangisnya usai Amira sedang bersiap menemui Egin di toko bunganya. Sebelum menyalakan mesin mobil, Amira mengecek seberapa bengkak wajahnya di spion depan. Tidak terlalu bengkak, Amira akan beralasan bertengkar dengan Ayah saja kalau nanti ditanyai macam-macam. Jangan khawatir soal Amira yang bisa kena tilang, surat izin mengemudi miliknya masih berlaku kok. Sampai di toko bunga Egin, Amira suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN