72. Apa Salahku Padamu?

1132 Kata

“Rasya,” panggil Arsya dengan kencang. Arumi yang malam itu sudah hendak bersiap untuk tidur langsung terbangun lagi dan mengintip ke luar jendela. Benarkah adik iparnya yang pendiam itu sudah pulang? “Mas, Rasya beneran sudah pulang,” tutur Arumi yang ikut kegirangan saat itu juga. Perempuan itu pun mencoba untuk buru-buru keluar dan ingin melihat Rasya. Tapi, baru saja dia membuka pintunya, Laura sudah berlari di depannya. Tampaknya, perempuan itu juga tergopoh-gopoh lari dari lantai dua saat mendengar anaknya pulang. Arumi mencoba berjalan pelan dan melihat hal mengharukan tersebut. Dia tersenyum karena melihat akhirnya hal yang dikhawatirkan pun telah hilang. “Alhamdulillah, akhirnya Rasya pulang juga,” ujarnya. Dua orang anak kembar dengan gaya yang berbeda itu pun berja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN