Tidak sekali dua kali syuting atau melakukan pemotretan di luar kota, Sasha sudah hafal apa saja yang harus ia bawa dan kemas. Sudah mandiri sejak lulus SMA, bahkan kuliah, ia jarang menyuruh Rendi atau siapa pun merapikan barang-barangnya. Bogor kota yang indah. Apalagi saat pagi, tidak sesesak Jakarta dan tentu saja, sudah lama Sasha tidak berswa foto. Ia yakin akan mengambil gambar yang banyak di sana, bahkan Sasha membawa Fujifilm Instax Mini 9. “Kamu sibuk lagi minggu ini?” “Begitulah. Besok aku bahkan ke Bogor, dan kamu juga ke Samarinda kan?” Orang yang sedang diajak bicara adalah Dave, mereka tengah dinner. Meskipun bukan di restoran mewah seperti Akira, tapi di rumah misterius milik Dave. Di mana dulu, Sasha pernah tidur di sini. Itupun karena keadaannya darurat. “Sayang

