Setelah menginap selama satu malam, Asta dan Ruhi mencari cara untuk bisa pergi ke ibu kota. Mereka tidak bisa pergi begitu saja karena untuk memasuki ibu kota harus melewati pemeriksaan. Dan Asta sangat yakin jika informasi tentang dirinya yang menjadi buronan Kekaisaran sudah tersebar di semua tempat. “Lalu bagaimana agar kita bisa memasuki ibu kota?” tanya Ruhi yang mengikuti ke mana Asta berjalan. “Tidak akan mudah, tapi aku ada ide,” jawab Asta. Ruhi tersenyum senang. “Benarkah? Lalu akan ke mana kita sekarang?” “Mencari bantuan,” ucap Asta tersenyum. Ruhi menatap Asta tanpa petunjuk. “Memangnya ada orang yang mau membantu kita?” Asta mengeluarkan kantong uang berisi keping emas yang sebelumnya diberikan Ruhi. “Kita punya ini. Di dunia ini, banyak orang yang mau melakukan apa pu

