"Bunda jangan pergi." Alifah terus berteriak memanggil ibunya. Bahkan Arga sampai kewalahan untuk menenangkan putrinya itu. "Alifah sudah, bunda sudah pergi," ucap Arga berusaha sabar. Walaupun ia sendiri bingung harus bagaimana, karena selama ini Arga tidak pernah tahu cara mengurus seorang anak. "Papa jahat, papa udah biarin bunda pergi. Alifah nggak mau sama papa, Alifah maunya sama bunda." Alifah menggigit tangan ayahnya, seketika Arga melepaskan tangannya. Setelah itu Alifah berlari ke luar berharap ibunya belum pergi. "Bunda, bunda Alifah mau ikut sama bunda!" teriak Alifah di teras depan, gegas Arga menyusulnya khawatir jika putrinya sampai kabur. Arga berdiri di ambang pintu, melihat putrinya yang terus menangisi kepergian ibunya. Sejenak Arga berpikir, apakah Alifah akan bahag

