Kepergian Naima

939 Kata

"Arga kamu pasti akan menyesal setelah mengetahui semuanya." Frans berjalan menghampiri Naima. "Naima kamu baik-baik saja kan?" tanya Frans dengan raut wajah khawatir, terlebih ketika melihat wajah Naima yang sudah pucat. "Aku baik-baik saja." Naima menghembuskan napasnya secara perlahan, ucapan yang Arga lontarkan masih saja terngiang di telinga, membuat rasa sakit di kepala semakin menjadi. "Naima lebih baik kamu istirahat dulu," saran Frans, ia khawatir jika kondisi Naima kembali drop. Terlebih mengingat pertengkaran tadi dengan Arga. "Aku baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir," pungkasnya. Naima berusaha tegar meskipun hatinya sudah hancur. Ia tidak ingin terlihat lemah di mata orang lain. "Kalau begitu aku anterin pulang ya." Frans kembali bersuara. "Tidak usah, soalnya aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN