Pesan dari Mayang benar-benar membuatku tak bisa fokus mengerjakan sesuatu. Padahal hari ini, waktunya aku membantu Mas Huda dan dua karyawanku-- Mbak Nisa dan Mbak Arum untuk menata barang-barang ke toko. "Mbak, sepertinya Mbak Ningrum nggak enak badan ya? Dari tadi aku lihat lemes begitu. Mungkin lebih baik Mbak istirahat saja. Soal barang-barang biar aku sama Mbak Arum yang bereskan," ucap Mbak Nisa tiba-tiba saat aku duduk di lantai samping etalase begitu saja tanpa alas. "Iya, Mbak. Sepertinya masuk angin atau nggak tahu ini kok kurang fokus. Pusing juga. Badan di sini, tapi pikiran berasa entah dimana," balasku kemudian. Kupijit kening perlahan. Mungkin Mbak Nisa memang benar. Aku kelelahan dan butuh istirahat. Setidaknya agar pikiran sedikit lebih tenang. "Kuantar pulang ya, Mb

