Berangkat

1292 Kata

Siang itu Nathan sedang berjalan tak tentu arah di sekitar ruangan rumahnya. Lelaki tersebut gelisah karena mendapat kabar jika Bastian tidak berniat ikut lantaran terlalu sibuk mengurusi banyak hal yang baru terencana pada perusahaan barunya. Jika Bastian tidak ikut maka itu artinya Iara juga tidak bisa ikut dan itulah yang sedang menjadi bahan pikirannya kini. Bagiamana cara agar keduanya datang bersama. Dia tidak mungkin membatalkan rencana atau mengatakan pada Jasmine  juga Nuri jika acara ini batal. “Halo,” Nathan mengangkat sebuah panggilan dari Nuri. “Iya tentu saja.” Baru saja Nathan memikirkan hal ini, Nuri sudah menanyakan kembali kepastian keberangkaan lima hari lagi. Lelaki itu lantas menghempaskan diri ke sofa panjang di depan televisi, kepalanya bersandah menatap langit-lan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN