Plan B (18+)

868 Kata

Warning! Mengandung adegan 18+ ***** “Jadi kau sudah tahu juga?” terka Nicholas. “Katakan! Apa kau menaruh mata-mata diperusahaan?” “Untuk apa aku melakukannya?” sergah Celine. “Kau sendiri yang menceritakannya padaku sebulan lalu.” “Aku?” Nicholas menunjuk dirinya sendiri. Celine mengangguk. “Kau datang ke apartemenku saat mabuk dan berceloteh banyak hal.” “Jadi dari situ pula kau tahu tentang aku yang sempat menghabiskan dua puluh juta untuk bermain game?” Nicholas nyaris tidak percaya dia menjadi pria yang begitu mudah membongkar maslahnya kepada orang lain ketika mabuk. “Apa aku juga sempat mengatakannya pada orang lain?” gumamnya  sendiri. Bukankah akan baerbahaya jika ia melakukan hal itu. Selama ini Nicholas tidak pernah mabuk sampai tidak sadarkan diri. Tubuhnya cukup tolera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN