“Jangan. Jangan lakukan itu. Kau tidak boleh menyakitinya.” Gerakan mencekik Raja Hades terhenti ketika ada tangan putih memegangi lengannya. Manik Raja Hades membola, lidahnya terasa kelu, terasa sulit sekali untuk berucap. “Li-Liant….” Cekikan Raja Hades pada leher Seina terlepas, disusul dengan Helian yang bergerak mendekati Seina untuk menangkap tubuhnya yang terjatuh pingsan. Helian mengeram kesal, apakah orang tua itu mengidap skizofrenia sampai tidak dapat membedakan mana khayalan dan mana kenyataan sampai menyebut kembali nama ibunya yang jelas-jelas sudah meninggal dunia. Helian mengedarkan pandangannya ke sekitar, desahan lega keluar dari mulutnya karena ternyata Raja menghentikan waktu sehingga orang-orang yang berada di altar ini tidak menyaksikan apa yang

